7 things to remember about personal image

7 things to remember about personal image


Menurut ilmu psikologi, personal image akan menjadi tolak ukur seseorang di mata orang lain dan masyarakat luas, yaitu bagaimana kita bisa membawa karakter yang kita inginkan kemanapun kita pergi, dan dimanapun kita berada.
Nah, sobat blogger yang baik hatinya ...eaaa :v
Ada 7 kunci utama untuk membangun personal image
1.       Speciality
Kita  harus memfokuskan diri pada satu area spesifik. Jadilah seorang spesialis dengan cukup memilih satu bidang yang paling kita minati dan ingin kita geluti dengan serius.
2.       Leadership
Kita harus bisa memimpin diri kita sendiri, menjadi yang terbaik dalam bidang kita. Jadilah salah satuorang yang paling dicari,dihormati,dan paling ahli dibidang kita. To builds yours empire!
3.       Personality
Sebuah image harus dibangun atas dasar kepribadian kita sendiri. Jadi nih sob, kita harus mengenal  diri kita sendiri dalam menentukan image apa yang menempel pada diri kita.
4.       Uniqueness
Setelah membangun image, maka kita harus bisa menyampaikannya dengan cara yang unik dan berbeda. Misalnya, apakah orang-orang yang pintar itu identik dengan buku dan kacamata? Oh,tidak lagi. Sampaikan pesan ‘pintar’ itu dengan cara lain seperti, tidak gugup teknologi, aktif berorganisasi, dsb.
5.       Existence
Kita harus terlihat aktif,rutin, dan konsisten di bidang yang ingin kita dalami. Sibukkan diri kita dengan hal-hal yang berhubungan dengan image yang ingin kita bangun. Misalnya, kita ingin membangun image sebagai orang yang aktif di bidang teknologi, maka kita harus bergabung dengan organisasi yang berbasis IT, mengikuti lomba/seminar, dan tunjukkan bahwa kita benar-benar tertarik dengan dunia tersebut.
6.       Continuity
Jika kita mau membangun image yang baik, maka kita perlu konsisten dalam menjaga sikap, baik di ruang publik maupun lingkup orang-orang terdekat. Dan kita juga harus bisa membuktikan apa yang kita katakan.
7.       Perseverance
Untuk membuat image tersebut bertahan, maka perlua adanya kegigihan dan ketekunan.hal ini memang butuh waktu, tapi ibarat semen yang mengeras, image tersebut juga akan menempel dengan kuat di benak orang banyak.

Nah, itu dia sob !! 7 hal yang harus diingat dan dilakukan untuk membangun sebuah image. Semoga postingan ini bermanfaat untuk sobat semua ya. Salam blogger !!



“Membentengi Anak Dan Remaja”

“Membentengi Anak Dan Remaja”

‘Kita tidak bisa menghentikan arus teknologi, tapi kita bisa mengikuti arus tersebut’

Kali ini saya akan memposting tentang dampak dari teknologi terutama internet. Seperti yang sedang saya jalankan sekarang :3 nah, kali ini pokok bahasannya adalah media sosial atau bahasa kerennya ‘MEDSOS’ :v bagaimana sih peran orangtua terhadap anak-anaknya yang selalu mintak duit buat beli kuota dengan 1001 alasan ? dan bagaimana caranya agar anak tidak terjatuh ke dalam lautan luka yang dalam? :v terjebak dampak negatif maksudnya :D dan apakah internet tersebut telah digunakan secara sehat ? let’s read!!
Seperti  yang kita ketahui MEDSOS saat ini tengah berkembang pesat di lingkungan masyarakat, mulai dari anak-anak,remaja,dewasa, bahkan lansia. Dari berbagai kalangan mulai dari anak TK/SD/SMP/SMA /sederajat, ibu rumah tangga, guru, politikus, pemerintah, dsb.
Internet sebagai jaringan teknologi,komunikasi, dan informasi global telah menembus segala batas pengunaannya. Sejuta manfaat bisa di dapat dari situs internet tersebut, namun sebaliknya tidak seluruh isinya dapat bermanfaat bagi penggunan nya jika tidak digunakan secara sehat dan berhati-hati, sebab sifat internet cenderung bebas dari penguasaan pihak manapun.
Lalu bagaimana cara kita memanfaatkan internet tersebut secara sehat? Dan bagaimana peran orangtua dalam kemajuan teknologi ini?
Ada 9 cara membentengi anak dan remaja agar dapat menggunakan atau memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi global secara aman, nyaman dan sehat yaitu:
1.       Orangtua berperan penting menjadi garda terdepan dalam kehidupan berkeluarga untuk menyelamatkan anak-anak dari dampak buruk internet.
2.       Orangtua harus senantiasa memberikan waktu untuk mendampingi anak saat menggunakan internet di rumah.
3.       Kedua orangtua harus senantiasa menjadi idola anak di tengah-tengah keluarga pada saat anak bereksplorasi dengan internet baik dirumah ataupun diluar rumah.
4.       Keluarga harus mampu menjadikan dirinya sebagai tempat curhat bagi anak dalam menghadapi suka maupun duka dalam kehidupannya.
5.       Guru, termasuk tenaga pengajar di sekolah-sekolah reguler maupun non-reguler, ekstrakurikuler senantasi memberikan kontrol, bimbingan, pengawasan serta edukasi terhadap peserta didiknya bagaimana menggunakan internet yang sehat.
6.       Orangtua sebaiknya mengerti atau setidak-tidaknya memahami perkembangan dunia teknologi situs jejaring sosial seperti facebook yang tengah berkembang saat ini.
7.       Janganlan menjadi kebanggaan bagi orangtua, jika memberikan atau membekali anak khususnya bagi anak remaja dengan gadget atau teknologi yang canggih, karena alih-alih gadget atau teknologi yang yang canggih itu justru bisa membahayakan anak-anak itu sendiri
8.       Agar tidak memperluas kemungkinan adanya modus operandi baru dalam dunia penculikan, serta penipuan melalui dunia maya, hendaknya anak dan remaja jangan memberikan atau mencantumkan data diri yang lengkap ketika berkorespondensi dengan relasi yang baru dikenal melalui dunia maya, seperti hobi,kebiasaan,ciri-ciri serta photo atau gambar yang dapat mengundang pikiran dan niat buruk ke dalam situs jejaring sosial.
9.       Orangtua tidak baiknya turut membantu anak dibawah umur 13 tahun mendaftar ke situs jejaring sosial yang seharusnya belum diperbolehkan bergabung dalam situs jejaring sosial .

Oleh karena itu mustahil bagi kita untuk menolak keberadaan era teknologi komunikasi dan informasi global yang berkembang saat ini. Tinggal saja, bagaimana kita memanfaatkan teknologi itu untuk tujuan yang baik di tengah-tengah kehidupan masing-masing keluarga kita. Peran semua pihak, orangtua, keluarga, masyarakat, pemerintahan dan negara sangatlah dibutuhkan.

Sekian. semoga bermanfaat , dan jangan lupa tinggalkan jejak ya .-.




*)catatan ini disampaikan oleh KOMISI NASIONAL PERLINDUNGAN ANAK (KomnasPA.or.id) sebagai bentuk dukungan atas program internet sehat
Sumber: ‘usir galau dengan internet sehat’ oleh: Donny BU (creative commons)


Diberdayakan oleh Blogger.